KEBIJAKAN EKONOMI KREATIF BERBASIS INDUSTRI KERAJINAN UNGGULAN DALAM UPAYA MENGANGKAT KEARIFAN LOKAL KABUPATEN TUBAN
DOI:
https://doi.org/10.32781/cakrawala.v11i2.16Abstract
References
Anggraini, Nenny. Industri Kreatif. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2002. Nenny, 2002.
Departemen Perdagangan RI. 2009. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesian 2010-2014. Jakarta: Departemen Perdagangan. Hal. 5.
Departemen Perdagangan RI. 2009. Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2009-2025. Jakarta: Departemen Perdagangan. Hal. 73.
Kurniawan, Lukiastuti Fitri; dan Muliawan, Hamdani. 2008. Manajemen Strategik d a l a m O r g a n i s a s i . Y o g y a k a r t a : MedPress.
Marimin. 2004. Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Grasindo: Jakarta
M o e l y o n o , M a u l e d . 2 0 1 0 . M e n g g e r a k a n EKONOMI KREATIF Antara Tntunan d a n K e b u t u h a n . J a k a r t a : P T . RajaGrafindo Persada.
Pangestu, ME. 2008. “Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif I n d o n e s i a 2 0 2 5 †. D e p a r t e m e n Perdagangan Republik Indonesia.
Pusparini, H. 2011. “Strategi Pengembangan Industri Kreatif Di Sumatra Baratâ€. Pasca Sarjana Universitas Andalas Padang.
Suryana. 2013. Ekonomi Kreatif EKONOMI BARU: Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang. Jakarta: Salemba Empat.

