Strategi Sosialisasi Pemilu Berdasarkan Diferensiasi Sosiologis di Daerah dengan Tingkat Partisipasi Rendah

Authors

  • Ach. Apriyanto Romadhan Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32781/cakrawala.v20i1.911

Keywords:

Partisipasi Politik, Sosialisasi Pemilu, Pendidikan Politik, Kabupaten Malang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model sosialisasi pemilu di daerah dengan tingkat partisipasi rendah yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Malang pada Pilkada 2020. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah strategi sosialisasi berbasis diferensiasi dimensi sosiologis pemilih, dengan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan sosialisasi, serta dokumen resmi KPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh kecamatan di Kabupaten Malang yang secara konsisten memiliki tingkat partisipasi rendah sejak Pilkada 2010 dan 2015. Meskipun program pendidikan politik tahun 2020 dilakukan, distribusinya tidak merata karena lebih terfokus pada wilayah administratif strategis seperti Kepanjen, sementara kecamatan dengan partisipasi rendah seperti Kalipare dan Sumberpucung tidak mendapat intervensi. Dampaknya, partisipasi politik memang meningkat di hampir semua kecamatan pada Pilkada 2020, tetapi efektivitas pendidikan politik tidak linear dengan jumlah kegiatan yang dilakukan. Faktor lain, seperti kompetisi kandidat dan isu lokal, turut memengaruhi peningkatan partisipasi. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pendidikan politik harus lebih berbasis kebutuhan (need-based policy) agar mampu meningkatkan kualitas partisipasi politik secara merata di seluruh wilayah.

References

Afika, S. N., Darajah, A., Arrohmati, L. L., Anggraini, J. P., & Rahmanto, S. (2024). Efektivitas Sosialisasi dalam Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di Kabupaten Sidoarjo. Journal Publicuho, 7(3), 1041–1053.

Arrianie, L., Lestari, P., & Ningrum, D. P. (2024). Political and Intercultural Communication in Determining Presidential Candidates in the Indonesian Elections 2024. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 40(3), 152–167. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2024-4003-09.

Asgar, S. (2023). Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilu dan Pilkada Sebagai Dasar Legitimasi Kekuasaan Pemerintah. Innova-tive: Journal Of Social Science Research, 3(3), 5982–5994.

Aspinall, E. (2010). Indonesia: the Irony of Success. Journal of Democracy, 21(2), 20–34.

Aspinall, E., & Sukmajati, M. (2016). Electoral Dynamics in Indonesia: Money Politics, Patronage and Clientelism at the Grassroots. NUS Press.

Bünte, M., & Weiss, M. L. (2023). Civil Society and Democratic Decline in Southeast Asia. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 42(3), 297–307.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage publications.

Dalton, R. J. (2017). The participation Gap: Social Status and Political Inequality. Oxford University Press.

Dawe, G. (2023). Politic Words: Writing Women Writing History. Peter Lang.

Dharmawan, R. A., Setyawan, K. G., Stiawan, A., & Imron, A. (2025). Pengaruh Dinamika Politik Terhadap Kepercayaan Publik Pada Pemilu di Indonesia (Studi Kasus Pemilu 2024 Pada Pemilih Pemula Di Wilayah Kecamatan Jambangan Kota Surabaya). Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 5(1), 52–68.

Facal, G., Lafaye de Micheaux, E., & Norén-Nilsson, A. (2024). Introduction—Political Norms in Southeast Asia: Overlapping Registers and Shifting Practices. In The Palgrave Handbook of Political Norms in Southeast Asia (pp. 3–15). Springer.

Hidayat, B. (2023). Analisis Strategi Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Rangka Meningkatkan Partisipasi Pemilih di Kota Solok. Skripsi. Universitas Mahaputra Muhammad Yamin.

Huntington, S. P. (1976). No Easy Choice: Political Participation in Developing Countries. Harvard University.

Inglehart, R., & Welzel, C. (2018). Political culture and democracy (pp. 141–164). Taylor and Francis.

KPU, Kabupaten Malang. (2024). Data Perbandingan Partisipasi Masyarakat pada Pibup Kabupaten Malang, Tahun 2010, 2015 dan 2020. KPU, Kabupaten Malang.

KPU, Kabupaten Malang. (2021). Laporan Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang Tahun 2022. KPU, Kabupaten Malang.

KPU Kab Malang. (2020). Laporan Pokja Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Pemilihan Serentak Lanjutan Bupati Dan Wakil Bupati Malang Tahun 2020 (Issue 119). https://kpud-malangkab.go.id/berita/nomor-urut-pasangan-calon-bupati-dan-wakil-bupati-malang-tahun-2020/340/.

KPU Ko. (2021). Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 130 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Malang Nomor 127 Tahun 2023 Tentang Daftar Calon Tetap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Kristiyanto, H., Arinanto, S., & Ghafur, H. S. (2023). Institutionalization and Party Resilience in Indonesian Electoral Democracy. Heliyon, 9(12), 1-14.

McKay, L., Jennings, W., & Stoker, G. (2023). What is the Geography of trust? The Urban-Rural Trust Gap in Global Perspective. Political Geography, 102, 102863.

Mietzner, M. (2013). Money, Power, and Ideology. Flipside Digital Content Company Inc.

Miles, M. B., Huberman, A. M., Saldana, J., & Rohidi, T. R. (1996). F. Analisis Data. Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah, 61.

Mujani, S., & Liddle, R. W. (2010). Indonesia: Personalities, Parties, and Voters. Journal of Democracy, 21(2), 35–49.

Mulyawan, W., Rifai, R., & Hidayat, R. (2024). Factors influencing First-Time Voters’ Turnout in the 2024 Legislative Elections: Political Efficacy, Campaign Strategies, and Financial Incentives. The International Journal of Politics and Sociology Research, 12(2), 157–168.

Norris, P. (2002). Democratic Phoenix: Reinventing Political Activism. Cambridge University Press.

Norris, P., & Grömping, M. (2019). Electoral Integrity Worldwide. Department of Government and International Relations Social Sciences Building University of Sydney.

Norris, P., & Inglehart, R. (2019). Cultural Backlash: Trump, Brexit, and Authoritarian Populism. Cambridge University Press.

Pratama, P. (2024). Sulitnya Caleg Perempuan Menembus Gedung Senayan. katadata.co.id. https://katadata.co.id/analisisdata/663b499604280/sulitnya-caleg-perempuan-menembus-gedung-senayan/.

Proborini, A., & Nurhidayati, N. (2022). Komunikasi dan Peranan KPU Kota Semarang dalam Me-ningkatkan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Serentak 2020. Reformasi, 12(1), 67–78.

Rube’i, M. A., Azwar, I., & Firmansyah, S. (2023). Peran Komisi Pemilihan Umum dalam Melaksanakan Fungsi Sosialisasi Politik Untuk Pemilih Pemula di Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(1), 115–126.

Putri, R. C., Pamungkas, A., Tamado M, A. E., Saputra, B. A., & Athallah, M. F. (2025). Pengaruh Partisipasi Politik Masyarakat Terhadap Kualitas Demokrasi di Indonesia. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Article-37175-5_1103.pdf.

Sloam, J., & Henn, M. (2019). Youthquake 2017: The Rise of Young Cosmopolitans in Britain. Springer Nature.

Ufen, A. (2006). Political parties in post-Suharto Indonesia: Between politik aliran and ’Philippinisation’. GIGA Working Papers.

Vaccari, C., & Valeriani, A. (2021). Outside the Bubble: Social Media and Political Participation in Western Democracies. Oxford University Press.

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Romadhan, A. A. (2026). Strategi Sosialisasi Pemilu Berdasarkan Diferensiasi Sosiologis di Daerah dengan Tingkat Partisipasi Rendah. Cakrawala, 20(1), 79–94. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v20i1.911

Issue

Section

Articles

Citation Check